Mencuci Baju Dengan Benar Agar Virus Tidak Menyebar

Mencuci Baju Dengan Benar Agar Virus Tidak Menyebar

Mencuci Baju Dengan Benar Agar virus Tidak Menyebar

Penebaran dari virus korona atau covid-19 memang tidak bisa dihindari, sesaat virus dapat dengan mudah melekat dan menyebar pada baju.

Untuk memperhitungkannya, membersihkan baju dengan pas harus dikerjakan. Tetapi bagaimana saat ada orang yang terimbas covid-19 di rumah?

Baca Juga: Mencari Tempat Untuk Berlindung Dan Hidrasi

Dikutip dari New York Times, langkah awal yang perlu dikerjakan adalah orang yang sakit harus telah diisolasi ke ruang spesial di dalam rumah Anda. Bila mereka dapat, orang itu tetap harus menggunakan bajunya yang gampang dicuci.

Misalkan, piyama. Seterusnya, mereka harus menempatkan baju kotor mereka dalam tas sekali gunakan. Beberapa pakar mengatakan jika tak perlu kantong ganda, sebab satu kantong sampah saja telah berperan.

Orang sehat dalam rumah tangga harus ambil tas sekalian kenakan sarung tangan sekali gunakan, bila ada. Selanjutnya, kosongkan tas langsung ke dalam mesin pencuci.

Cara tersebut dipandang efisien untuk meminimalisir contact baju kotor dengan permukaan lain disekelilingnya. Selanjutnya bersihkan dan keringkan seutuhnya poin pada penataan yang paling hangat.

Disamping itu, yakinkan untuk selekasnya membersihkan tangan sesudah bermasalah dengan cucian apa saja. Baik Anda memakai sarung tangan atau tidak memakainya.

Menurut C.D.C. (Centers for Disease Control and Prevention) atau Pusat Pengaturan dan Penjagaan Penyakit Amerika Serikat, cucian kotor orang sakit bisa dicuci sama barang seseorang. Deterjen yang dipakai untuk membersihkan baju bersihkan virus yang melekat pada baju itu.

Walau, beberapa ahli merekomendasikan supaya menutup baju yang tercemar dalam beban yang terpisah. Bila Anda tidak sakit tetapi membersihkan baju orang sakit, janganlah lupa untuk membersihkan tangan Anda dengan sabun dan air sampai bersih.

Disamping itu, selekasnya membersihkan permukaan yang sudah bersinggungan dengan baju, memakai sabun atau disinfektan. Karena keadaan di rumah ada orang yang terimbas covid-19, aplikasikanlah menjaga jarak yang aman atau lebih satu mtr..

Bagian keluarga yang menanggung derita penyakit menyebar umumnya harus dipisah dari pihak lain yang sehat. Maksudnya supaya bakteri serta virus yang dibawa tidak menyebar dan membuat seluruh orang di dalam rumah jatuh sakit. Begitupun dengan penggunaan alat makan, dan bermacam perlengkapan yang lain. Semua harus serba terpisah untuk meminimalisir contact.

Yang juga sangat penting dalam tangani orang sakit ialah kamu harus membersihkan pakaiannya secara pas. Dengan demikian, bakteri serta virus yang melekat juga mati dan tidak menyebari seseorang. Menurut tutorial Pusat Pengaturan dan Penjagaan Penyakit Amerika Serikat (CDC) dan WebMD, di bawah ini triknya!

Gunakan sarung tangan untuk membersihkan pakaian orang sakit

Saat sebelum kamu mulai membersihkan, gunakanlah sarung tangan lebih dulu. Ini dibutuhkan untuk menahan peralihan bakteri serta virus dari baju kotor ke badanmu. Kemudian, baru masukan pakaian ke mesin pencuci. Bila kamu membersihkan dengan tangan, rendam lebih dulu ke dalam detergen.

Saat lagi membersihkan, seharusnya membersihkan seluruh permukaan yang sudah terjamah pakaian kotor itu. Dimulai dari keranjang baju, lantai, meja, dan yang lain. Pertama, pakai cairan sabun dan air selanjutnya susul dengan cairan disinfektan atau antiseptik. Dengan demikian, bakteri serta virus yang ketinggalan dapat diberantas.

Bila memungkinkannya, bersihkan pakaian memakai pemutih

Sesungguhnya kamu dapat memakai detergen, pelembut, dan pewangi seperti umumnya. Tetapi, selaku cara pelindungan tambahan, kamu bisa memakai pemutih untuk bikin pakaian lebih steril. Ini sebab zat itu sanggup membunuh bakteri serta virus.

Tetapi, sama seperti yang kita ketahui, pemutih akan menghancurkan pakaian yang warna. Oleh karena itu cuman kerjakan cara ini untuk baju yang warna putih. Pilihan yang lain dapat kamu coba ialah menambah alkohol 70 % ke air untuk membersihkan.

Tidak boleh mengucek-ucek baju orang sakit

CDC mengingatkan supaya kita tidak mengucek-ucek pakaian orang yang lagi sakit. Ini sebab pergerakan itu bisa membuat partikel virus serta bakteri melayang-layang ke udara dan mengontaminasi seseorang. Cuci pakaian secara berhati-hati dan jauhi pergerakan yang membuat air memercik kemanapun.

Walau CDC tidak secara eksklusif mereferensikan pemakaian deterjen plus pemutih, International Scientific Komunitas on Home Hygiene mengatakan jika pemutih bisa menolong menonaktifkan mikroba virus dalam pencucian.

Maka bila Mam membersihkan baju putih dan beberapa warna jelas, dapat menambah pemutih ke deterjen. Atau dapat memakai deterjen yang memiliki kandungan pemutih yang aman untuk baju warna.

Sesudah usai membersihkan baju, memakai pengering kemungkinan lebih bagus dibanding menggantung baju untuk keringkan, sebab panas dapat menolong menonaktifkan mikroba virus.

Itu ia Mam beberapa panduan membersihkan baju supaya terhidari atau virus tidak menyebar dari kontaminasi COVID-19. Jadi perhatian ya

Bila kamu lakukan beberapa langkah ini secara benar, kamu dapat menyatukan pakaian orang sakit dengan yang lain. Misalkan dengan handuk, seprai, sarung bantal, atau bahkan juga baju orang yang sehat.

Janganlah lupa membersihkan mesin pencuci dan perlengkapan yang kamu gunakan

Sesudah usai, masihlah ada banyak hal yang perlu kamu kerjakan. Pertama ialah bersihkan mesin pencuci dan seluruh perlengkapan yang kamu pakai. Terhitung bak mandi, ember, keranjang pakaian, dan lain-lain.

Langkah membersihkannya gampang, kok. Pertama, semprotkan larutan sabun dan air, selanjutnya lap sampai bersih. Selanjutnya, semprotkan cairan disinfektan atau antiseptik lalu membersihkan kembali lagi.

Kamu bisa juga memakai feature pencuci yang berada di mesin pencuci. Triknya ialah set temperatur jadi panas, selanjutnya tentukan “extra rinse”. Saat air sudah mengucur, masukan 1/2 cangkir pemutih dan diamkan mesin pencuci berputar-putar. Bila telah, buang airnya.

Jemur pakaian di bawah cahaya matahari

Sesudah semua usai, jemurlah pakaian seperti umumnya di bawah terik cahaya matahari. Gelombang ultraviolet dapat menolong mensterilkan baju itu. Dengan demikian, tidak bakal ada bakteri serta virus yang ketinggalan.

Janganlah lupa buang sarung tangan yang kamu pakai. Kemudian, cuci tanganmu dengan sabun dan air yang mengucur sampai bersih. Bila baju yang kamu pakai terciprat air cucian, seharusnya ubahlah yang bersih.

Hal tersebut dianjurkan sebab virus corona dapat bertahan lumayan lama di atas benda. Mencuplik dari situs instansi kesehatan punya pemerintahan AS, yaitu Central of Disease Control CDC, virus corona bisa bertahan hidup beberapa saat, bahkan juga beberapa hari bila menempel di material spesifik.

Satu penelitian yang diterbikan New England Journal of Medicine mengaitkan virus corona bisa bertahan hidup sampai empat jam di logam tembaga, 24 jam pada karton, dan dua sampai 3 hari pada plastik dan stainless steel.

Virus corona dapat melekat dan berada di material kain, terhitung baju yang umum dikenai. Semasing tipe kain mempunyai ketidaksamaan semasing bila terserang virus.

Tipe polyester dan spandex umumnya menempelkan virus semakin lama dibanding kain katun. Oleh karenanya, setel legging, celana dalam atau pakaian memiliki bahan polyster dan spandex perlu dicuci lebih cermat dibanding tipe kain yang lain.

Seperti itu langkah yang disarankan untuk membersihkan pakaian orang sakit. Turuti cara di atas supaya bakteri serta virus tidak ketinggalan. Kamu selaku orang yang membersihkan masih terlindung.